Kamis, 20 April 2017

Kita Beda




Pernahkah kalian lelah untuk menjelaskan sesuatu ttg dirimu kepada orang lain ? jika iya , sudah berapa kali kamu menemukan dirimu sendiri telah membuang-buang waktu ? .tak percaya memang , tapi sesuatu itu seharusnya sudah tak kau jelaskan lagi pada siapapun .. karena yang akan mengerti hanya kamu sendiri .
Soal pacaran misalnya .. berulang kali pertanyaan ini muncul “kamu kok nggak pacaran ? kamu ngga pingin punya pacar ya ? ,lalu “kalo kamu ngga pacaran gimana mau nikah ? “ Ya Allah gusti … sungguh ,ujianmu untuk menaikkan derajat hamba ini teramat berat J . apakah aku harus menjawab “ ya .. aku sudah ngga pacaran ,bukankah didalam islam pacaran itu dilarang ? dan termasuk perbuatan zina ? “ dan jawaban-jawaban lainnya yang bisa saja saya jadikan bumerang  kepada si penanya ini . jadi begini .. saya menilai bukan bagaimana pacarannya, bukan bagaimana maksiatnya , bahkan juga bukan tentang status jomblo saya . tapi lebih kepada “maaf ,saya hanya mencoba untuk taat” .yang lebih saya khawatirkan lagi , ketika sudah saya jelaskan panjang lebar bagaimana larangan ini dan itu , bagaimana syariat ini dan itu ternyata kita tidak dalam pemahaman yang sama . lalu mereka merasa tersinggung , merasa digurui , bukankah lisan ini yang akan menggores tali silaturahmi kita ? .Terkadang memang benar , lebih baik menjawab seadanya saja , menjawab yang sesuai dengan “pemahaman” mereka . “jodohnya belum datang tuh “ “si oppa lagi mudik kekorsel belum pulang2” hahaha .
Semenjak saya memutuskan untuk taat , saya mencoba untuk mengurangi semua kebiasaan-kebiasaan  buruk bahkan ingin sekali meninggalkan tentang apapun yang tidak baik . tapi apakah teman-teman dan keluarga paham akan apa yang saya kerjakan ? tentu tidak . mereka menganggap ini hanya proses yang belum tentu akan saya kerjakan dengan bersungguh-sungguh. memang .. saya melakukannya satu persatu , setiap hari , setiap detik , tanjakan demi tanjakan , setiap tetesan airmata dan doa .oleh sebab itu .. bukankah sangat melelahkan jika harus menjelaskan semuanya tentang dirimu kepada mereka ?
 fokus saja kepada proses memperbaiki diri . iya .. diri sendiri .

Kamis, 09 Februari 2017

Dewasa




Sudah 21 tahun lebih saya hidup  didunia ini ,  yang insyaallah jika Allah masih memberikan umur panjang saya ingin terus belajar untuk menjadi lebih matang dan dewasa sesuai dengan kata hati dan ajaran – ajaran keyakinan saya tentunya . mudah tapi jika sudah dilakukan akan terasa begitu beratnya ,Proses pendewasaan  itu membutuhkan waktu , sedangkan waktu memberikan luka , cinta , kasih serta nikmat .bagaimanapun tak semudah itu berjuang melawan hati dan logika yang kadang tak pernah berjalan beriringan . dalam proses ini saya bertemu dengan orang – orang yang berbeda perspektif dan keyakinan .walaupun kita menganut keyakinan yang sama ketahuilah itu hanya cover yang berbeda pemahaman serta isinya . mereka yang datang dan pergi hanya saya anggap sebagai sebuah pembelajaran atas luka, lalu kalian yang masih tetap tinggal merupakan ujian bagi saya , cinta kah ? atau hanya luka yang dibalut dengan empati ? .
Bukan hanya menikmati proses , saya juga memahami setiap detail dari mereka . ego , perasaan , konsistensi , karakter dan juga ambisi . sudah pasti tau bagaimana rasanya memahami dan mengerti hal – hal tersebut , terkadang saya menyingkirkan ego saya sendiri agar  sebagian ego mereka dapat terpenuhi. jika tidak , maka darimana titik temu itu akan muncul ? tentu saya bukan orang baik yang menjudges segalanya dengan logika sendiri , belajar intropeksi merupakan bagian terpenting dari perjalanan panjang menuju finish kedewasaan ini . jadi misalkan ada yang tidak sepaham dengan pemikiran saya , disinilah saya akan memulai untuk melihat dasar dari apa yang membuat hal ini berbeda . lalu saya akan dihadapkan dengan perbedaan prinsip , saya tahu benar apa yang menjadi passion saya ,hobby ,keahlian dan lain sebagainya dan membuat saya berbeda dari mereka . dan pada dasarnya saya tidak pernah memaksa orang lain untuk ikut prinsip ataupun keyakinan saya ,but .. kenapa saya harus mengikuti ambisi kalian ? jangan mudah memaksakan , kita bukan “produk” yang sama , we are from different company gaes .itulah  kenapa saya tidak bisa menjadi kalian ,karena saya bukan kalian . saya nyaman dengan diri saya saat ini , dan mungkin bila ada yang tidak baik dengan pribadi saya , mengertilah saya sedang memperbaiki diri mati-matian , melawan arus yang dulunya saya abaikan dan tinggalkan .
Seiring bertambahnya usia , saya paham .. bahwa adab itu maha penting dari kepentingan lainnya .ilmu dan dunia tidak ada maknanya jika adab tak dikedepankan, lalu saya mencoba istiqamah dengan apa yang sudah saya pahami dan pilih . disini titik dewasa itu saya rasakan , dimana dengan tidak sadar saya mulai tersingkir dari zona nyaman yang dulu saya rengkuh dan tempati seakan semuanya tak akan lepas dari dekapan . tapi memang .. Allah Maha besar dengan segala Karunia dan Kuasanya . everything gonna be okay if you have Allah on your heart , prinsip ini yang saya terapkan disetiap ujian , pujian bahkan cacian yang saya terima . jadi untuk sekedar mengeluhpun rasanya sudah tidak pantas saya ucapkan dihadapan-Nya , karena apa .. karena saya sudah berdoa untuk diberikan bahu yang lebih kuat dan kuat lagi ..
Semoga bermanfaat dan Selamat menikmati ujian dan pujian ,jangan lupa sertakan Allah SWT disetiap perjalannmu menuju dewasa yang panjang dan melelahkan ini .


Minggu, 11 Desember 2016

Duhai Wanita yang Labil Hatinya



Pertama , Hawa diciptakan untuk menjadi pelengkap tulang rusuk si Adam , lalu dia juga dijadikan mahluk yang tinggi kedudukannya dibandingkan dengan mahluk Tuhan yang lainnya ,seterusnya .. Dia punya seribu satu kelebihan yang tidak KAU punya ..
Lalu … kenapa masih kurang bersyukur ? kenapa masih ingin porsi lebih padahal di meja masih banyak makanan . jawabannya hanya satu ,Dia tidak ingin ada yang lebih bahagia dari hidupnya . kenapa dia tetap ingin punya baju baru padahal isi lemari udah penuh ? ya karena aku ngga punya model yang kayak gitu mas … klise 😀

Bagaimana tentang perasaanya ? SAMA . dia tidak ingin orang lain mengambil miliknya . Bahwa sebenarnya, jikalau dia rela miliknya diclaim oleh orang lain , dalam hati dia bersumpah untuk menjadi (wanita) paling bahagia dikemudian hari , walaupun harus  susah payah dia berdamai dengan waktu dan perasaannya sendiri.sesungguhnya perasaan seperti itu yang (paling) tidak ingin dia rasakan , terkadang dia juga menyesal kenapa dulu harus memilih jatuh cinta dengan orang yang tidak bisa dimiliki (kayak lagunya mbak adele tuh .. ) .itu masih bukan seberapa , bagaimana dengan hawa lain yang merasakan kegagalan membangun cerita dongeng yang mereka idamkan ? lalu adalagi kisah seorang yang sudah (hampir) move on selama 12 purnama dan dihancurkan oleh musim semi yang hanya berlangsung sehari , BGST SEKALI .

Kita memang ditakdirkan untuk “seperti ini” . mudah dirayu , suka ngambek , suka marah ,bawel , kepo tapi gengsi , CINTA tapi BENCI . Ya karena kita Wanita yang akan mengisi ke “dataran” hidup kalian para lelaki . tapi kadang kita juga ngga paham dengan sikap kalian yang suka ngikutin ego dan logika . sama sih sebenarnya kita kaum ladies juga rumit , but please  don’t make us to understanding your random logical .. (ini yang nulis juga labil maap) 

So .. bagaimana ? labil dan rumit kan ? kadang perempuan hanya butuh di dengar , di dengar dan didengar .. lalu di ajak makan kkk . karena seberapapun kita berusaha untuk terlihat elegant dan berkelas tetap saja kita adalah wanita yang lemah dengan perasaan , yang mudah sekali jatuh hati dengan sikap baik ataupun wajah tampan  bak bangsawan dan juga yang sering nangis tiap malam karena orang yang di Cintainya .. pahami bagian ini ya gaess . because we love to being strong as rock  but dead inside (becanda .. haha)

Last but not least , just keep being you no mather what happen. Karena dengan menjadi diri sendiri kamu akan disukai .

Jumat, 21 Oktober 2016

Welcome to the 20’s club



Akhirnya ..

Hari dimana , umur sudah  sampai pada titik 21+ . sudah cukup buat dipinang dan dijadiin mantu .. ahiiw . sudah bukan remaja lagi ya , sudah waktunya memikirkan dan menjalani hal-hal dewasa . Skripsi ,wisuda , kerja ,karir dan merried  (Rencananya begitu).

Ada hal yang membuat hati tersentuh .. mey dan bu is .hari itu ditanggal yang sama 19 okt , mereka membuat kejutan dengan tulisan-tulisan didinding serta masakan sederhana yang dibuat dengan cinta ibu . sungguh… kalian sudah mengisi tempat yang lama kosong ,hangatnya sisi kekeluargaan .. Terimakasih. Tak menyangka akan mendapat perhatian sebesar ini ..



Lalu jawaban yang lama aku tunggu-tunggu itu terjawab , sabar mu pasti ada balasannya , pengorbananmu tentu sudah ada pahala yang menanti .. dan ya .. terimakasih atas berkah yang engkau berikan ini Tuhan .. jatuh bangun , sedih tawa , luka dan cinta sudah Engkau berikan sesuai dengan perhitungan semesta semuanya seimbang .  Karena yang membuat semuanya lebih berarti adalah dengan Bersyukur ..

Masih dalam proses dan terus belajar untuk menjadi lebih baik , terimakasih atas Doa Kalian .. iya kalian sahabat-sahabatku ..
 

Rabu, 14 September 2016

ORGANISASI ???



...
       Kenapa tidak pernah ikut organisasi ? jawabannya Saya tidak tertarik (hampir) sama sekali . mulai dari sekolah menengah pertama sampai duduk dibangku kuliah , jawabannya adalah karena tidak tertarik tetapi yang menjadi kenyataannya adalah aku itu orangnya ngga bisa show up didepan public (tidak percaya diri) .mungkin karena efek psikologis yang dari kecil sudah diatur dan dilarang-larang untuk ikut atau main sana sini .karena tumbuh dengan kekhawatiran untuk jangan berbuat salah maka dari situlah diriku tidak pandai dalam mengutarakan pendapat ,perasaan dan emosi secara jelas dan berani .misalnya .. bayangan akan terus berbuat salah dan mendapat punishment sudah berputar-putar dikepala tatkala harus presentasi didepan kelas yang notabene pesertanya adalah temen sekelas (hahahaha) .

      And yes ,dari situ ngga suka ikut yang namanya organisasi yang mengharuskan anggotanya untuk berpendapat dan tampil dengan percaya diri ,aku ngga punya kriteria itu .setelah kufikirkan ,bukan karena tidak dapat berpendapat dan mengimbangi setiap pertanyaan-pertanyaan public akan tetapi karena diri ini lah yang takut salah dan malu-maluin :D
Kata temen-temen dan saudara ataupun tetangga , aku ini anaknya ngga gampang terpengaruh dengan sekitar (pergaulan) yang bebas , karena ya jawabanku itu simple “bcz me always being my self ‘’ aku ngga suka melakukan yang bukan kesukaannku hanya karena harus mengikuti trend ,example ; trend fashion ,trend pacaran (walaupun pernah nyoba 3x tapi patah hati terus ) , (trend) organisasi and etc . semua itu ngga akan aku lakuin kalo aku pribadi benar-benar tdk suka .ada yang bilang Organisasi itu tempat berproses ,tempat bertukar pendapat ,tempat nyari teman saudara rezeki pengalaman .. aku sangat mengiyakan itu semua but well …I never wanna be in that “place” bcz I have many reasons .satu lagi aku itu tipikal anak yang ngga akan mengakui penyesalan yang kata “banyak orang” selalu datangnya belakangan J ,missal menyesal .. karena ikut organisasi itu bisa belajar banyak hal (melihat dari temen) dan mendapat pengalaman dan tentunya dapat nilai bagus karena bakalan dikenal banyak dosen plus pandai argumentasi .dan aku berusaha untuk tidak menyesalinya karena apa ? bcz I was make that decision ,aku ngga akan pernah menyesali keputusanku karena hanya aku yang mengerti kemampuanku sampai mana akan survive .

Ya  ,alasan yang sangat klasik bukan ?
Jadi seperti inilah  mengungkapkan kelemahan diri sendiri, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang dapat mengintropeksi diri sendiri daripada sibuk menjudge orang lain .

Rabu, 07 September 2016

KKN STORY (part 3)



Anak – Anak Didikku ..

Seorang ibu pernah berkata nasihat kepada anak perempuannya , “Menjadi seorang Guru itu Baik lo , bisa mengajarkan ilmu kepada murid didiknya , di Indonesia sendiri Tenaga Pengajar masih kurang untuk daerah – daerah pedalaman . kamu kenapa nggak mau jadi guru saja ?” dan putrinya menjawab “ aku ini wataknya pemarah , suka emosian , tak pernah bisa telaten apalagi harus mengajari anak-anak kecil” . sampai akhirnya si anak mengalami sendiri rasa mengajar seorang murid itu seperti apa , perasaan apa yang dia dapat .

Ya , KKN mengajariku apa itu berbagi ,memahami dan mengasihi .. tak pernah terbayang dibenakku sedikit saja bagaimana rasanya mengajar murid Paud/TK .sampai suatu hari diminggu kedua KKN aku memutuskan untuk mengajar di PAUD Tunas Bayu ,karena sudah tidak ada lagi Teman-teman yang ingin mengajar . semua sudah punya tugas dan urusan masing-masing sesuai tupoksi . hemmmm rasanya aneh waktu pertama kali datang ke desa Kentangan di pagi hari untuk mengajar di sana . aku berangkat berdua hanya dengan Lia ,kita disini hanya modal nekat tanpa tahu harus ngapain aja sesampai di TKP .Hehe 

Pertama kali memasuki kelas semua murid terdiam, kita berdua tambah kikuk campur nerveous karna pertama kali  bertatap muka .detik berikutnya bu guru Sri namanya memperkenalkan kami kepada murid-murid ,bertambahlah guncangan emosi nerveous kita karena bingung , kita menyapa mereka dengan bahagia tapi  tak ada yang menjawab sapaan ku saat aku bilang “SELAMAT PAGI ….. *krik*krik” hahahaha ,lucu memang tapi ya begitulah anak-anak malu diawal tapi lama kelamaan mereka akrab dengan kami . mengambil hati seorang anak kecil itu tak gampang ,mereka mampu mengenali sifat kita hanya dengan mengamati dan melihat . dan tentu saja aku dan lia disini berusaha semanis dan seceria mungkin bersikap didepan anak-anak . lelah ? pasti …. Tapi ini namanya pengabdian tak ada yang selalu berjalan mulus 

Dan untuk pertama kalinya juga aku belajar menyanyi lagu tentang anak-anak PAUD hahaha, memalukan sih iya .. tapi lebih mengasikkan saat bernyanyi bersama mereka . bersama anak-anak yang masih polos ,lugu ,lucu dan juga cerdas .dimulai dari hari itu , aku dan lia hampir setiap hari pergi mengajar ke PAUD yang jarak lokasinya cuman 10 Menit dari Kontrakan akan tetapi .. jalan yang kita tempuh itu ngga mulus alus kayak pantat bayi yang habis dibedakin emaknya wkwk . jalanya terjal dan berbatu  ,capek sih iya  tapi  rasa lelah itu seketika terbayar lunas tatkala melihat anak-anak didikku sudah menunggu didepan pintu kelas untuk sekedar minta salaman dan menyapa selamat pagi … Terharu , tersentuh , sempurna …. Seperti ini rasanya pengabdian , rasanya disapa dengan senyum tulus tanpa kebohongan dari anak-anak yang mengharapkan kehadiran kita , mengharapkan diajari ilmu baru setiap harinya . kakak veni dan kakak lia tak pernah merasa kecewa ataupun menyesal saat harus dengan sukarela mengajari kalian ,memberi semangat kalian ,mengenal kalian . karena bagi kita ada nilai dan pengalaman yang tak pernah bisa di hargai dengan uang ataupun dirasakan bagi mereka yang hanya bisa berkata jika KKN itu ngga penting , kamu salah jika pengabdian itu dikonotasikan dengan  istilah pembodohan , membuang-buang waktu ,ngabisin modal .. oke stop.. you will never know until you really feel it . 

Seorang putri yang pernah mengatakan hal-hal tentang keegoisanya kepada ibunya itu sekarang sadar , menjadi pengajar itu bukan tentang mencocokkan watakmu dengan pekerjaan mu . tapi bagaimana mengendalikan watakmu itu dengan menyikapi pekerjaanmu . ya … jadi pengajar awalnya membuatku berfikir beberapa kali ,bagaimana aku bisa mengendalikan emosiku jika bertemu dengan murid yang bandel dan nakal, akankah aku marah dan membanting-banting kursi sambil bersumpah serapah ? hahaha .dan semua itu sirna hilang tak berbekas saat diriku bertemu dengan anak didiku ini , jangankan ingin marah , mengeluh karena belum sarapan saat mengajar saja diriku tak mampu hehe .semua itu butuh adanya niat yang baik ,lalu mecoba melaksanakan apa yang sudah diniatkan ,insyaallah semua akan berjalan dengan baik pula …

Terimakasih untuk sapaan hangatnya dipagi hari , Terimakasih untuk kebaikan hati ibu-ibu guru yang juga membimbing kita , Terimaksih untuk kata yang tak terucap tapi terasa sampai kerelung hati setiap dari sikap kalian , kakak Lia dan Kakak Veni Rindu kalian ….
Semoga lekas dewasa dan menjadi Penerus Bangsa  ..
  For OUR SWEETEST KIDDOS ..